Prinsip dalam Pemetaan Bisnis Proses





Hal pertama yang dilakukan dalam membuat peta bisnis proses adalah melakukan identifikasi aktivitas. Identifikasi aktivitas dimulai dari identifikasi proses utama. Proses utama yang dimaksud adalah core business atau aktivitas yang berkaitan langsung dengan usaha perusahaan dalam memenuhi permintaan customer. Selanjutnya, melakukan identifikasi proses pendukung. Proses pendukung yang dimaksud adalah suatu kegiatan yang mendukung kegiatan utamanya atau sebagai supporting kegiatan utama. Seperti misalnya, proses pengelolaan keuangan, pengelolaan SDM, pengelolaan IT, dan lain-lain. Setelah itu, identifikasi proses yang berkaitan dengan standard yang digunakan oleh perusahaan. Apabila perusahaan tersebut menggunakan ISO 9001:2008, berarti harus memasukkan proses improvement management yang didalamnya terdapat proses pengendalian dokumen, pengendalian catatan, internal audit, pengendalian ketidaksesuaian produk, preventive action, dan corrective action. Identifikasi yang terakhir adalah melakukan identifikasi proses yang berkaitan dengan strategi perusahaan. Sehingga diharapkan proses tersebut dapat memicu seluruh kegiatan operasional perusahaan dalam menjalankan visi dan misinya.
Previous
Next Post »