Pendekatan Model Causal Loop Digram (CLD)


Dalam kehidupan sehari-hari, baik kehidupan di dalam masyarakat maupun kehidupan dalam sebuah organisasi pasti sangat banyak kejadian yang terjadi, baik kejadian yang bersifat positif maupun kejadian yang bersifat negatif. Setiap kejadian – kejadian yang ada tentunya harus dipahami dengan benar secara keseluruhan dan mendalam, agar kejadian yang bersifat positif dapat dilanjutkan dan kejadian yang bersifat negatif dapat dicegah agar tidak terulang kembali. Cara untuk memahami setiap kejadian yang ada diperlukan sebuah proses untuk memahami suatu permasalahan dari penyebab hingga akibat, dari awal hingga akhir, dan juga keterkaitan antaran satu hal dengan hal lainnya sebagai sebuah hubungan sebab dan akibat, yang sering disebut dengan System Thinking.

Metode System Thinking memiliki berbagai tools dalam melihat sebuah situasi menyeluruh yang saling berhubungan, diantaranya adalah Model Causal Loop Diagram (CLD). Model Causal Loop Diagram (CLD) atau yang sering juga dikenal dengan diagram sebab akibat adalah model yang digunakan dalam sebuah pemecahan maupun pencegahan masalah dengan melihat setiap faktor yang ada berkaitan dengan faktor-faktor lainnya.

Model Causal Loop Diagram (CLD) menggunakan pendekatan dalam pemecahan masalah dengan melihat kompleksitas dari sistem yang digambarkan dengan sebuah diagram berupa garis lengkung yang berujung panah yang menghubungkan satu faktor dengan faktor lainnya. Pada setiap panah yang ada di dalam Causal Loop Diagram (CLD) terdapat tanda “S” dan “O”. Tanda “S” dan “O” ini menunjukan hubungan keterkaitan antara satu faktor dengan faktor lainnya. Tanda “S” menunjukan hubungan yang saling menguatkan, yaitu bahwa apabila faktor yang menjadi sebab atau faktor yang mempengaruhi meningkat, maka faktor akibat atau faktor yang dipengaruhi akan ikut meningkat. Berikut ini adalah contoh hubungan yang saling menguatkan.





Dari contoh diatas dapat terlihat bahwa apabila kualitas transformasi umum yang ada di satu kota meningkat, maka jumlah penggunaan transportasi umum akan juga meningkat. Selain hubungan yang saling menguatkan atau yang disebut dengan Reinforcing Loop (R) adapula Balancing Loop (B) yaitu hubungan yang saling bertolak belakang, seperti contoh gambar berikut ini.



Gambar diatas menunjukan bahwa apabila pemeliharaan kebersihan transportasi umum harus selalu dilakukan. Karena proses pemeliharaan adalah proses yang bersifat terus menerus dan tidak bisa dilakukan hanya sekali. Ketika pemeliharaan telah dilakukan maka kebersihan akan meningkat, namun dengan seiring berjalannya waktu, kebersihan akan menurun kembali dan harus dilakukan proses pemeliharaan kembali agar kebersihan transportasi umum tetap terjaga. Berikut ini salah satu contoh sederhana penggunaan Causal Loop Digram (CLD) pada kasus kemacetan kota Jakarta :


Gambar diatas menjelaskan bahwa kemacetan kota Jakarta dipengaruhi banyak faktor yang saling berkaitan. Sebagai salah satu contoh penyebab kemacetan Jakarta adalah tingginya penggunaan kendaraan pribadi di kota Jakarta, dimana penyebab tingginya penggunaan pribadi dipengaruhi oleh tingginya tingkat kriminalitas di kota Jakarta yang menyebabkan penduduk kota lebih memilih kendaraan pribadi dari pada kendaraan umum. Kemudian tingkat kriminalitas yang tinggi disebabkan oleh tingginya tingkat pengangguran di kota Jakarta.

Diadaptasi dari Sherwood pada tahun 2002, terdapat beberapa hal yang diperhatikan dalam pembuatan Causal Loop Digram (CLD), yaitu :
1. Ketahui batasan permasalahan;
2. Memulai dari suatu hal yang menarik;
3. Ketahui faktor yang menjadi penyebab dan faktor yang menjadi akibat;
4. Gunakan kata benda bukan kata kerja;
5. Jangan menggunakan kata meningkat atau menurun;
6. Jangan ragu untuk memasukan kata yang tidak biasa;
7. Gunakan tanda “S” dan “O” pada setiap hubungan keterkaitan;
8. Diagram yang baik adalah diagram yang menggambarkan keadaan sebenarnya;
9. Senangilah diagram yang dibuat;
10. Tidak ada diagram yang benar-benar selesai.

Cognoscenti Consulting Group sebagai perusahaan konsultansi bidang manajemen, memiliki banyak pengalaman dalam membantu organisasi dalam meningkatkan kinerja organisasi melalui perbaikan proses kerja. Kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang lebih baik mulai dari penyusunan strategi hingga proses implementasi di tingkat operasional dan audit untuk menemukan perbaikan.
Jika ada hal yang ingin anda diskusi dengan kami, silahkan jangan segan untuk menghubungi Cognoscenti Consulting Group. www.ccg.co.id / 021. 29022128

Previous
Next Post »